Selasa, 24 Januari 2012

Global Warming





Begitu banyak rencana manusia di dunia ini buat masa depan... Contohnya negara China yang berencana mewujudkan pembangunan 10 Megapolitan di tahun 2025, sebuah Megapolitan yang besarnya seperti New York City! Bayangkan saja berapa banyak listrik dan air yang harus disuplai untuk memfasilitasi sebuah Megapolitan? Kalau 10 Megapolitan??? Dan semuanya itu diperuntukkan untuk kepentingan manusia... Lalu dimanakah kepentingan alam dan mahluk lainnya?
Sebenarnya pembangunan Megaproject spektakuler masa kini sudah dilakukan oleh Dubai dibawah kepemimpinan Sheikh Al Maktoum. Sebagai salah seorang pemimpin dunia, saya sangat mengagumi sosok Sheikh Al Maktoum yang plural dan moderat sehingga mampu memimpin Dubai menjadi  terbuka bagi dunia internasional dan kini membawa Dubai memiliki peradaban yang sangat maju di dunia.
 Megaproject yang dimiliki Dubai saat ini contohnya seperti sky scraper Burj Al-Arab yang dilengkapi dengan hotel termewah dan termahal di dunia,  atau Bandar udara mereka yang diklaim sebagai Bandar udara terbesar dan termegah di dunia… Dan tak kalah spektakulernya adalah pembangunan pulau-pulau buatan yang dapat diperjualbelikan seperti Palm Island dan The World Island… Anda berminat membeli sebuah pulau mungkin? (senyum)
Tapi tunggu dulu! Jangan terlalu cepat anda mengagguminya… Diluar kehebatan Megaproject yang ada di Dubai tersebut, AMAT DISAYANGKAN ternyata didalam pembangunan The World Island dan Palm Island dilatarbelakangi oleh pengurasan jutaan galon air laut dan jutaan ton penimbunan pasir laut tanpa memikirkan dampak bagi penghuni laut yang menghuninya…
Belum terhitung negara lain dan juga Negara kita Indonesia yang tentunya tak kalah berambisi membangun peradaban yang tak kalah majunya… Bisa dibayangkan bila semua Negara di dunia melakukan hal yang sama di masa depan nanti… Apa yang dapat kita lakukan untuk alam ini???
Well… itu adalah sedikit penggambaran masa depan antara PERADABAN MANUSIA MODERN DENGAN ALAM… Apa mungkin alam masih bisa diselamatkan??? Bagaimana kalau kita mulai dengan ‘hal-hal kecil’ untuk membantu MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN… Semoga kita semua dapat membantu pencegahan kerusakan lingkungan bila kita mau memiliki kesadaran untuk mencintai lingkungan dari KEBIASAAN KITA SEHARI-HARI… Yuk kita cek… Hayuk…




Kurangi Dampak Lingkungan

RAMAH PADA LINGKUNGAN
Bahkan aktivitas paling sederhana yang dilakukan setiap hari, dapat membantu memulihkan planet kita yang kian rusak ini. 

JANGAN TUNDA LAGI, MARI LAKUKAN SEKARANG!!!

Kelangsungan hidup berbagai mahluk hidup di muka bumi kian terancam. Sudah saatnya setiap orang ikut menangani dengan cara masing-masing dan sesegera mungkin. Pastikan semua menggunakan solusi dan teknologi yang ramah lingkungan!

Hemat energi
  • Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda standby menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
  • Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
  • Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami.
Hemat air
  • Matikan keran saat sedang menggosok gigi
  • Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
  • Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air/hari
  • Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.
Hemat kayu dan kertas
  • Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
  • Gunakan kembali amplop bekas
Kurangi, pakai lagi, dan daur ulang (Reduce, Reuse, and Recycle)

Bantulah mengurangi tumpukan sampah dunia:

  • Jangan gunakan produk 'sekali pakai' seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastic
  • Hindari berbelanja dengan menggunakan banyak kantong belanja plastik
  • Gunakan baterai isi ulang
  • Pilih kalkulator bertenaga surya
  • Simpan makanan dalam wadah keramik, hindari penggunaan wadah dan botol plastik sekali pakai
  • Mengurangi kebiasaan bergonta-ganti telepon genggam yang masih ‘mengusung’ teknologi yang sama.
  
please... Help Us!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar